Jumat, 05 Oktober 2012

Rangkaian Sensor Infrared & Photo Dioda

 Rangkaian Sensor Infrared dengan Photo Dioda
Keunggulan photodioda dibandingkan LDR adalah photodioda lebih tidak rentan terhadap noisekarena hanya menerima sinar infrared, sedangkan LDR menerima seluruh cahaya yang adatermasuk infrared.Rangkaian yang akan kita gunakan adalah seperti gambar di bawah in

Rangkaian Sensor Infrared dengan Photo Dioda

Keunggulan photodioda dibandingkan LDR adalah photodioda lebih tidak rentan terhadap noisekarena hanya menerima sinar infrared, sedangkan LDR menerima seluruh cahaya yang adatermasuk infrared.Rangkaian yang akan kita gunakan adalah seperti gambar di bawah ini.Pada saat intensitas Infrared yang diterima Photodiode besar maka tahanan Photodiode menjadikecil, sedangkan jika intensitas Infrared yang diterima Photodiode kecil maka tahanan yangdimiliki photodiode besar.Jika tahanan photodiode kecil maka tegangan V- akan kecil.
Misal tahanan photodiodemengecil menjadi 10kOhm. Maka dengan teorema pembagi tegangan:

V- = Rrx/(Rrx + R2) x VccV-
= 10 / (10+10) x VccV-
= (1/2) x 5 VoltV-
= 2.5

VoltSedangkan jika
tahanan photodiode besar
maka tegangan V- akan besar
(mendekati nilaiVcc). Misal tahanan photodiode menjadi 150kOhm. Maka dengan teorema pembagi tegangan:

 
V- = Rrx/(Rrx + R2) x VccV-
= 150 / (150+10) x VccV-
= (150/160) x 5 VoltV-
= 4.7

VoltSekarang kita akan melihat trimpot. Trimpot adalah komponen pembagi tegangan denganmengubah nilai resistansi yang ada di dalamnya. Dalam rangkaian ini maka nilai trimpot akanberkisar antara 5 Volt sampai 0 Volt. Nilai tegangan trimpot ini akan mempengaruhi nilai
V+ yang diterima komparator sebagai nilai referensi komparator.Komparator dalam rangkaian ini berfungsi untuk menghasilkan tegangan sebesar 0 Volt atau 5Volt pada output komparator.
Jika V+ lebih dari V- maka output komparator = 5 VoltJika V+ kurang dari V-

maka output komparator = 0 Volt.Misal kita mengatur besar V+ dengan cara memutar putaran pada trimpot hingga dihasilkantegangan sebesar 3.5 Volt.Pada saat intensitas infrared besar yang mengakibatkan tahanan Photodiode mengecil menjadi 10kOhm dan mengakibatkan V- = 2.5 Volt maka output komparator menjadi 5 Volt.
 Pada saat intensitas infrared kecil yang mengakibatkan tahanan Photodiode membesar menjadi150 kOhm dan mengakibatkan V- = 4.7 Volt maka output komparator menjadi 0 Volt.

Untuk pengujian kita dapat menggunakan LED sebagai indikator rangkaian seperti gambarberikut ini

Penghubungan Output komparator dengan Vcc bertujuan sebagai rangkaian PullUp. Hal inidikarenakan arus yang keluar dari komparator begitu kecil sehingga walaupun memiliki nilaitegangan sebesar 5Volt tidak dapat diterima beban (dalam rangkaian diatas beban adalah LED).Dengan penambahan Vcc,
ketika tegangan output dari komparator berniali 0 Volt maka arus dari Vcc lebih banyak memilihmengalir menuju output komparator yang bernilai 0 Volt dan tanpa beban.

 ketika tegangan output dari komparator bernilai 5 Volt maka arus dari Vcc akan banyak mengalirmenuju LED kemudian ke ground yang mengakibatkan LED menyala.


Penempatan Pin IC LM339M yang berisi 4 buah komparator



Light/Dark Detector
Rangkaian sederhana yang dapat membedakan gelap dan terang, dapat digunakan sebagai switchon off, gunakan saja kreatifitasmu untuk apa rangkaian ini...Ragkaian ini terdiri dari 1 buah Potensiometer, 1 buah NPN Transistor, 1 buah NPNPhototransistor, 1 buah Relay.
Daftar Komponen :1.



1 buah 100K Potensiometer2.
 1 buah 2N3904 NPN Transistor bisa juga diganti dengan tipe 2N22223.
 1 buah NPN Phototransistor4.
 1 buah 9V Relay5.
 dan peralatan lainnya seperti project board, kabel tembaga, 9Volt baterai/catu daya.

Semoga berguna buat gan-gan semua ...
bye,,,,,,bye.......bye,,,,,,

1 komentar: